diriku selalu berkoar koar pada seseorang dan dunia maya, bahwa kita harus saling membantu atau dlam bhasa perancis.tunu 'ku neg ngebantu kawan ku', tapi itu smua hanya ada dalam api keberanian dalam hati
tetapi, apa yg terjadi pda api keberanian perbuatan? ciut, menyusut, tak berbekas dan hanya menjadi abu pkiran
mengapa hal itu dapat terjadi? bahkan diriku tidak tahu apa alasan terbesar, setiap mulut ini ingin bergelombang untuk mngeluarkan gemuruh kata, hal itu selalu dihentikan oleh angin yang menahan gelombang kembali ke asalnya, yaitu hati
ntah apa yg harus dilakukan agar gemuruh kata itu dpat memasuki dunia luar, dunia dimana gemuruh tersebut dapat berada menggetarkan hati para manusia yang tertutup oleh papan 'kecurikan'#dlm bhsa perancis.tunu: tuli# yg menutup kepekaan trhadap sekelilingnya, mungkin semua diatas hanya beberapa kata pengantar yang intinya ' aku tidak punya keberanian untuk mengeluarkan kata "ayo kita tolong dia", sungguh aku merasa malu pada diriku, aku seperti api dalam sebuah botol yg tidak dapat menyambar untuk membakar selusin meja atau bahkan sehelai tisu.

gmn? sdh dapat buku "a wizard of earthsea"? kini, buku seri ke-2 sdh terbit loh #etalasebuku#
BalasHapus